Home Berita Tahlil dan Do’a bersama acara Harlah Tribakti ke 51

Tahlil dan Do’a bersama acara Harlah Tribakti ke 51

162
0
SHARE
Ketua Yayasan KH. Anwar Mansyur Memimpin Tahlil dan Do'a

Sejak pagi sampai sore diisi dengan kegiatan khotmil Qur’an, acara Hari Lahir (HARLAH) Institut Agama Islam Tribakti Lirboyo Kediri yang ke 51 dilanjutkan dengan Tahlil dan Do’a bersama yang diikuiti seluruh civitas akademika di Masjid Tribakti setelah Shalat Isya pada hari Selasa, 24 Oktober 2017.

Pengurus yayasan dan pimpinan hadir pada acara tersebut. Seperti Ketua Yayasan Pendidikan Islam Tribakti (YPIT) Kediri KH. Anwar Mansyur, pengurus yayasan H. Abdul Barr, Prof. Dr. Nur Ahid, H. Muhayat Syah. Termasuk Pimpinan Rektor IAIT KH. Abdulloh Kafabihi Mahrus, Wakil Rektor I KH. Reza Ahmad Zahid, Wakil Rektor II dan Wakil Rektor III. Hadir pula Dekan fakultas, Dosen, karyawan, mahasiswa, alumni dan masyarakat sekitar.

Acara diawali dengan pembacaan nama-nama Ahli Kubur para masyayikh Lirboyo, Dosen dan karyawan Tribakti yang sudah meninggal. Kemudian Tahlil dan Do’a bersama dipimpin langsung oleh Ketua Yayasan setelah itu dilanjutkan dengan sambutan-sambutan.

Rektor IAIT Kediri KH. Abdulloh Kafabihi Mahrus, dalam sambutannya beliau menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran rektorat, dekanat, dosen dan karyawan yang sudah berkhidmah atau mengabdikan dirinya di Kampus Tribakti yang saat ini telah berusia 51 tahun. Beliau juga berpesan berkhidmah di Tribakti siapapun mereka dan apapun jabatannya harus didasari dengan niat yang baik dan Ikhlas, dengan begitu mereka akan bisa bekerja secara optimal. Buah dari keikhlasan itu, hati akan menjadi tenang dan dimudahkan segala urusannya termasuk diberi keberkahan rezeki oleh Alllah SWT.

Selanjutnya sambutan Ketua Yayasan KH. Anwar Mansyur beliau mengingatkan kembali tujuan didirikan Perguruan tinggi di bawah naungan Pondok Pesantren Lirboyo ini. Selain memberikan kesempatan bagi santri untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi juga menjaga dan mengamalkan ajaran Ahlussunah Wal-Jama’ah. Hal ini sebagaimana dalam logo Tribakti terdiri dari empat garis pada Ka’bah yang melambangkan pada pengamalan agama berhaluan salah satu madzhab empat (Hanafi, Maliki, Syafi’i, Hambali).

Jika kita perhatikan logo Tribakti secara keseluruhan mempunyai makna bahwa perguruan tinggi ini mendasari Ahlussunnah Wal-Jama’ah sebagai haluannya, Pancasila sebagai azasnya dan tujuannya adalah mencetak sarjana muslim yang berbakti kepada Allah, Rasulullah, bangsa dan Negara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here