Home Perbankan Syariah Silaturahmi Bank Jatim Syariah dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta Jawa Timur

Silaturahmi Bank Jatim Syariah dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta Jawa Timur

206
0
SHARE
Silaturahmi Bank Jatim Syariah dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta Jawa Timur

Hari Senin 21 Januari 2019 Acara silaturahmi Bank Jatim Syariah dengan PTKIS Jawa Timur betempat di Gedung Twin Tower Building UIN Sunan Ampel Surabaya. Dari IAIT Kediri mendelegasikan A. Jauhar Fuad dan Ahmad Fauzi.

Tony Sudaryanto (Direktur Ritel Consumen) menyapaikan Bank Jatim Syariah merupakan unit usaha syariah dari Bank Jatim. Pada tahun 2019 Bank Jatim Syariah alan menjadi bank umum syariah tinggal menunggu persetujuan sari OJK. Pemisahan bank Jatim Syariah telah disetujui oleh pemprov Jawa Timur dengan terbitnya perda.

Bank Jatim Syariah memiliki peran bagi PTKIS dalam hal pengelolaan lembaga dan pengembangan lembaga dalam bidang inprastruktur. Peran ini dapat meningkatkan kualitas perguruan tinggi dalam memberikan layanan kepada mahasiswa.

Prof. Masdar Hilmi, Ph.D dalam sambutanya menyatakan pahwa kopertais wilayah IV Surabaya menaungi 193 perguruan tinggi di 4 provinsi Jawa Timur, Bali, NTB dan NTT. Untuk Jawa Timur ada 158 PTKIS, jumlah yang banyak dengan potensi besat dalam perpektif ekonomi dan bisnis. Dari sekian itu yang sudah menggunakan dan memanfaatkan jasa Bank Jatim Syariah pada perguruan tinggi Muhammadiyah dan lembaga pendidikan lain yang ada dibawah naungan PW Muhammadiyah.

Jumlah yang besar PTKIS belum diimbangi dengan kualitas yang memadai. Ranking perguruan tinggi swasta di Indonesia masih didominasi oleh kampus non muslim. Alhamdulillah UII dan Univertas Muhammadiyah masuk urutan teratas.

Pengembangan perguruan tinggi dapat menggunakan 3 agensi. Pertama, badan wakaf, masih sedikit perguruan tinggi yang memiliki badan wakaf. Di indonesia ada UGM, UI, dan UNAIR. Jika mencontoh al Azar di Mesir badan wakafnya mampu membiayai kampus, sehingga perguruan tinggi mandiri. Bahkan aset dari al Azhar melebihi aset pemerintah Mesir. Demikian juja di Harvard Universiti AS memiliki badan wakaf yang besar. Perguruan tinggi dapat bejerjasama dengan badan wakaf nasional. Kedua, perguruan tinggi ditopang oleh dunia industri, khusunya perguruan tinggi umum yang melakukan pengembangan riset di dunia industri. Hasir riset kampus akan dipakai oleh dunia industri dan hak paten milik kampus dengan ini royalti dari indutri akan diterima oleh perguruan tinggi. Dunia indutri juga akan memberikan hibah riset bagi para dosen, sehingga ada hubungan simbiosis mutualisme antara kampus dengan dunia industri. Ketiga, kampus bekerjasama dengan dunia perbankan dalam melakukan pengebangan kampus. Pada beberapa kampus mendapatkan kas flow tiga bulan atau enam bulan. Sedangkan pembiayaan kampus akan terus berjalan dalam bulanan baik untuk pembiayaan dosen dan karyawan maupun pengembangan inpra struktur. Peran perbankan syariah penting dalam berbagai pembiayaan kampus.