Home Berita LPTNU Jatim Menyelenggarakan Rakerwil di IAI-Tribakti Lirboyo Kediri

LPTNU Jatim Menyelenggarakan Rakerwil di IAI-Tribakti Lirboyo Kediri

63
0
SHARE
Rapat Kerja Wilayah LPTNU di IAI-Tribakti Lirboyo Kediri

IAIT Kediri-Setelah dikukuhkan beberapa waktu yang lalu, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Lembaga Pendidikan Tinggi NU (LPTNU) Jawa Timur masa bhakti 2018-2023 menyelenggarakan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) di Kampus Institut Agama Islam Tribakti Lirboyo Kediri pada Ahad, 02/12/2018.

Rapat Kerja dihadiri kurang lebih 115 peserta delegasi dari 67 Pimpinan dan Dosen Perguruan Tinggi di Jawa Timur yang berafiliasi ke Nahdlatul Ulama baik Universitas, Institut dan Sekolah Tinggi. Hadir juga Rektor IAI-Tribakti Lirboyo Kediri KH. Abdulloh Kafabihi Mahrus memberi sambutan pada acara tersebut.

Ketua LPTNU Prof. Achmad Jazidie dalam sambutannya  menyampaikan ada 3 faktor yang mempengaruhi mengelola pendidikan tinggi.
1. Revolusi industri 4.0
2. Kehadiran perguruan tinggi asing
3. Rekrutmen perusahaan menerima tenaga kerja.

Pertama, Ada beberapa jenis pekerjaan yang tidak melibatkan manusia secara langsung. Semisal gojek, gocar, go food. Maka tantangan berikutnya pendidikan kedepan kita perlu menghasilkan orang kreatif. Perlu pengembangan perguruan tinggi dengan memperbanyak dibidang vokasi.

Kedua, Indonesia telah menandatangani kesepakatan kerjasama dunia tentang perdagangan barang dan jasa. Kita ditutut terbuka termasuk dalam bidang pendidikan. Kita dihadapkan dengan perguruan tinggi asing yang berdiri di Indonesia. Persaingannya semakin kompetitif dengan datannya perguruan tinggi asing. Maka kita perlu memperkuat kelembagaan, pengelolaan, SDM dan lainnya.

Ketiga, Beberapa perusahaan akan merekrut seseorang tidak berdasarkan ijazah, akan tetapi kompetensi apa yang dimiliki seseorang dengan sertifikan kompetensi. Maka LPTNU hadir dalam rangka menguatkan perguruan tinggi NU. Maka setiap perguruan tinggi memiliki LS (lembaga sertifikasi).

Acara dilanjutkan dengan paparan materi oleh Ir. Sukemi Direktur LSP UNUSA, Staf khusus Mendikbud 2009-2014 dengan tema Membranding PTNU dan kiat sukses fund rising melalui lembaga sertifikasi profesi (LPS) menyongsong revolusi industri 4.0.

Setelah Ishoma Rakerwil berlanjut dengan rapat komisi yang terbagi 5 komisi dan 1 komisi  tambahan diantaranya komisi kelembagaan, komisi SDM, Komisi penjamin Mutu, tata Kelola, pengelolaan data dan sistem informasi serta keuangan. Dilanjutkan sidang pleno komisi dan penandatangan MoU perguruan Tinggi yang hadir dengan LPTNU kemudian acara Rakerwil ditutup oleh ketua LPTNU.