Home Berita Focus Group Discation Penyusunan Borang Akreditasi Prodi

Focus Group Discation Penyusunan Borang Akreditasi Prodi

67
0
SHARE

IAIT Kediri pada kamis, 22 Nov. 2018 mendatangkan Dr. Saifan Nur, MA Asesor BAN PT Sekaligus Dosen UIN Sunan Kalijaya Yogyakarta. Acara tersebut dihadiri ole Wakil Rektor II, Dekan Tarbiyah, Dekan Syariah, Dekan Dakwah, Direktur PPS, Wakil dekan, Kaprodi, Kepala PJM, Kepala P3M, Kepala Perpustakaan.

Ada benerapa informasi terbaru tentang penggunaan intrumen baru dalam menilai program studi baru yang akan diberlakukan pada tahun 2019 awal. Dr. Saifan Nur mentapaikan subtansi borang kesan pertama terlihat dari perumusan visi, misi, tujuan dan sasaran. Jika perumusan awal sudah meyakinkan maka isi borang bisa dipastikan arahnya.

Penyusunan visi misi sangat penting dengan keterlibatan banyak unsur. Pimpinan, dosen, pengguna, alumni, karyawan dan mahasiswa. Visi misi ini dirancang dalam kurun waktu 5 periode atau 25 tahun kedepan. Visi misi tidak dirubah sesuai dengan kehendak siapa yang memimpin.

Dalam setiap periode kepemimpinan yang dirubah pada tataram restra dan renov. Restra dibuat dalam kurun waktu periode satu tahun sedangkan renov disusun dalam kurung waktu masa kepemimpinan.

Peninjauan kurikulum dapat dilakukan paling lama 5 tahun. Dalam peninjauan kurikulum yang dilakukan adalah merubah sks dan mata kuliah sesuai dengan kebutuhan pasar.

Penyusunan borang tidak dapat diserahkan kepada pimpinan. Tetapi perlu ada tim khusus yang membuat borang. Tim ini bertugas mencari data untuk kelengkapan borang dan menuliskan isi borang.

Urusan teknis tidak bisa diberikan kepada dosen apa lagi pimpinan. Dalam penyusunam borang butuh waktu 3 -6 bulan. Barang sebelum dikirim perlu dilakukan simulasi untuk memastikan bahwa borang sudah baik. Dr. Saifan Nur mengatakan kerja borang sekarang untuk 5 tahun kedepan, sehingga perludilakukan kerja secara maksimal.

Terpeting lagi dalam diskusi ini terkait dengan PJM. PJM tidak saja berada di intitusi tetapi PJM juga harus ada di Tingkat Fakultas dan Prodi. Kepala PJM tidak boleh rangkap jabatan dengan struktur pimpinan fakultas. PJM memiliki fungsi pengawasan dan evaluasi sama ibaratnya seperti irjen.