Home Kemahasiswaan Menjaga Tradisi Intelektual Melalui Pelatihan Sosiologi

Menjaga Tradisi Intelektual Melalui Pelatihan Sosiologi

313
0
SHARE

Komitmen mengabdi kepada ilmu adalah kewajiban bagi setiap akademisi, termasuk menjaga tradisi pelatihan yang mempunyai fokus di ranah keilmuan agar kaderisasi dibidang intelektual mahasiswa bisa tetap terjaga.

Seperti halnya  dengan apa yg  telah dilakukan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Institut ( BEM-I)  IAIT Kediri.  Kegiatan yang mengambil tema “Memotret Dinamika Sosiologi Dari Klasik Hingga Modern” mewujud dalam bentuk Pelatihan Sosiologi  yang dilaksanakan pada 08-11 Maret  2018 di gedung DPC PKB Kab. Kediri.

Menarik Untuk dicermati, bahwa Pelatihan Sosiologi ini mengkaji secara spesifik dan mendalam tentang teori-teori besar yang melatar belakangi lahirnya kazanah ilmu sosiologi yg terus berkembang dari zaman ke zaman.  seperti halnya teori sosiologi auguste comte, ada juga emile dhurheim, max weber, karl mark dan tak lupa Herbert  Spencer.

Pelatihan sosiologi  ini diisi oleh  Directure Institute Javanese research, beliau Bapak Akhol Firdaus, M.Pd. dari tulungagung ,yang secara khusus meluangkan waktunya selama 3×24 jam untuk berbagi ilmu bersama sahabat-sahabati yang  terpilih untuk mengikuti kegiatan pelatihan sosiologi ini.

Sudah menjadi komitmen dan spirit yang dipegang teguh oleh pihak penyelenggara, bahwa kegiatan pelatihan sosiologi ini hanya akan diikuti oleh 35 mahasiswa terpilih dan mempunyai spirit untuk istiqomah bergelut dibidang nalar dan intelektual. Tidak main-main, seleksi yang dijalankan sangat begitu ketat dan menguras tenaga baik dari peserta maupun panitia. Dari administrasi persyaratan, Tulisan Artikel, hingga output pasca pelatihan semua begitu termanajemen dengan baik,  sehingga  tak heran kegiatan ini hanya meloloskan 21 peserta se jawa timur yang memang layak mengikuti pelatihan.

Diharapkan  21 peserta  yang sudah mengikuti pelatihan ini,  mempunyai nalar sebagai seorang petarung untuk menjaga spirit ilmu sebagai sarana pembebasan masyarakat dari ketertindasan dan menjadi  kesatria dijagad intelektual dimasa yang akan datang. (PresBEMIAIT)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here