Home Berita Hari Santri Dosen dan Mahasiswa dihimbau Memakai Sarung

Hari Santri Dosen dan Mahasiswa dihimbau Memakai Sarung

569
1
SHARE
Mahasiswa dikampus pada hari Santri

Hari ini terlihat berbeda di Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Lirboyo Kediri Jawa Timur, Minggu (22/10/2017). Seluruh mahasiswa dan dosen mengenakan sarung dan baju muslim.

Busana ini dikenakan sebagai peringatan Hari Santri Nasional yang telah ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo pada Minggu 22 Oktober. Intruksi memakai sarung lansung dari Wakil Rektor I KH Reza Ahmad Zahid, L.C, M.A melalui surat edaran dengan himbauan perkuliahan masuk seperti biasa kepada seluruh dosen dan mahasiswa diharap untuk mengenakan sarung (pakaian santri lengkap).

Sarung sendiri secara historis pada masa kolonialisme Belanda adalah simbol perlawanan, sedangkan celana adalah simbol penjajahan. Hal itu sebagaimana yang diserukan oleh KH Hasyim Asyari dalam resolusi jihad pada 22 Oktober 1945.

Aktivitas perkuliahan hari ini di kampus IAI-Tribakti Kediri laki-laki mengenakan sarung, baju koko, dan kopiah. Sedangkan untuk perempuan lebih banyak mengenakan bawahan berbahan batik dan baju Muslim.

Salah satu dosen Fakultas Syari’ah Drs. H. Abdul Halim Musthofa, M.H.I mengaku menerima pemberitahuan ini dari kampus agar saat datang kuliah mengenakan sarung, begitu juga mahasiswa Tribakti sebagaimana yang diungkapkan Novan Al Faizar Ananto Prodi AS juga sebagai santri Pondok Lirboyo Unit Haji Yaqub “Kami sudah terbiasa memakai sarung dengan tradisi santri,” karena basis kita pesantren dan kampus ini dibawah naungan yayasan pondok pesantren Lirboyo maka wajar pada hari santri dosen dan mahasiswa dihimbau memakai karung. (Bung jefri)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here