Home Berita Seminar dan Dialog Kebangsaan

Seminar dan Dialog Kebangsaan

200
0
SHARE

Organisasi mahasiswa dan kemahasiswaan (OMAK) Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri menyelenggarakan Seminar dan Dialog Kebangsaan dengan Tema “Reaktualisasi Karakter Bangsa dalam Mewujudkan NKRI di AULA Muktamar Ponpes Lirboyo Kota Kediri pada hari Ahad 22 Desember 2013. Peserta yang hadir berasal dari mahasiswa, santri dan beberapa elemen masyarakat Kota Kediri. Sedangkan narasumber yang dihadir yaitu Presiden PKS Anis Matta, Wakil Gubenur Jawa Timur Saifullah Yusuf dan KH Anwar Iskandar.

Acara dibuka oleh KH. Abdulloh Kafabihi Mahrus selaku Rektor IAIT Kediri. Dalam sambutannya  beliau menyampaikan bangsa ini merindukan tokoh muda yang amanah tampil memimpin, ketika yang tua sudah tidak dipercaya saatnya yang muda tampil. Sedangkan Anis Matta menyebut pesantren punya peran sangat besar ketika perjuangan kemerdekaan. “Indonesia berhutang besar pada ulama dan pesantren”,  Lebih lanjut, Anis Matta berharap ke depan pesantren mampu melahirkan pemimpin negeri ini, ungkapnya.  Gus Ipul, yang tampil penuh canda di hadapan ratusan mahasiswa dan tokoh masyarakat Kediri menceritakan Indonesia dulu sempat mengalami perdebatan tentang bentuk negara, apakah menjadi negara agama atau atau negara kebangsaan, pada akhirnya menyepakati untuk menjadi negara bangsa.

Sementara  KH Anwar Iskandar lebih menyoroti perlunya dibangun silaturahim lebih intensif di kalangan partai Islam juga dengan ormas seperti NU. “Diperlukan kebersamaan partai Islam dan NU”, beliau juga mengajak PKS untuk lebih dekat dengan NU. “Sudah waktunya PKS tidak mengambil jarak dengan tradisi NU”,