Home Manajemen Perbankan Syariah

Manajemen Perbankan Syariah

Pesatnya pertumbuhan perbankan syari’ah, baik dari segi jumlah bank, total aset maupun pembiayaan yang dilakukan merupakan indikasi bahwa apresiasi masyarakat terhadap segmen perbankan ini meningkat dari waktu ke waktu. Kita patut memberikan apresiasi bahwa fungsi intermediasi yang dilakukan segmen perbankan ini telah optimal, tercermin dari angka financing deposit ratio (FDR) yang berkisar 104% (Pidato Gubernur Bank Indonesia, pada Pertemuan Tahunan Perbankan 14 januari 2005).Kenyataan semakin banyaknya perbankan berbasis syari’ah menimbulkan keinginan mencatak tenaga profesional dibidang perbankan yang ahli pada hokum Islam. Berdasarkan SK Dirjen Pendidikan Islam Departemen Agama No. Dj I/614/2009 pada tanggal 22 Oktober 2009 bahwa Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri telah dipercaya untuk membuka serta melaksanakan Program Studi Manajemen Perbankan Syari’ah (MPS).

VISI

Menjadi Program Studi yang berada dibarisan terdepan dalam melakukan pendidikan dan pengajaran, penelitian, pemikiran, pengembangan hukum dan pengabdian pada masyarakat serta management perbankan syari’ah

MISI

  1. Membantu mahasiswa mengembangkan dirinya sebagai tenaga ahli dalam bidang management perbangkan syari’ah yang menguasai teori normative dan praktis-empiris.
  2. Membentuk sarjana hukum Islam yang memiliki kemampuan metodelogis dalam mengembangkan dan meningkatkan pendalaman dalam bidang ilmu management perbangkan syari’ah
  3. Membentuk sarjana hukum Islam yang memiliki wawasan kebangsaan, pengetahuan dan sikap keagamaan islam serta keilmuan yang mantap dan mendalam. Membentuk Sarjana Agama Islam yang berorientasi pada masalah lembaga keuangan (bank dan non bank) Islam

KEUNGGULAN

Ada beberapa keunggulan pada Program studi Manajemen Perbankan syari’ah Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri, yaitu:

  1. Tenaga pengajar terdiri dari akademisi 60% dan praktisi perbankan syari’ah 40%.
  2. Ruang perkuliahan kondusif dan ber-AC.
  3. Internet dan Otomasi perpustakaan
  4. Tersedia Pondok Pesantren “HM Putra-Putri Al-Mahrusiyah” Lirboyo yang berada di luar kampus sebagai asrama.
  5. Tersedia BMS (Bank Mini Syari’ah) sebagai tempat praktik mahasiswa.
  6. Net working (Jaringan) dengan beberapa perbankan berbasis syari’ah di Kediri.

Kompetensi Lulusan

Program Studi yang meluluskan sarjana dengan memiliki kemampuan menjadi Praktisi Perbankan Syari´ah (Bank Syari’ah, BPRS, KSPS dsb.); Owner, Pengelola maupun praktisi Usaha berbasis Syari’ah; Enterpreuner.